jardiknas

pelatihan jardiknas hari ke 3 para peserta sibuk untuk mengirim tugas e-mai ke maillinglist, webblog.wordpress, materi pembelajaran presentasi  maupun e-learning namun ada kendala koneksi terganggu  dan  lain-lain

Diproteksi: tugas3ap smk44jakarta

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


mengajar

seni  mengajar bagaikan seorang artis  membuat videoklip semakin kita banyak membaca lingkungan, ( siswa peserta didik , sarana, teman dll ) termasuk dari sosial ekonomi siswa itu sendiri  karena akan berpengaruh antara siswa yang satu dengan yang lainnya semakin kita akan tau arti mengajar yang akan di dipahami oleh peserta didik kita dan ingat agar tidak terjadi kejenuhan sebaiknya media yang digunakan sesuai dengan materi bahan ajar itu sendiri namun kita terkadang terbentur pada media, sarana, biaya namun kalau kita sudah mempunyai angan2 mudah2an akan terkabul dan jangan lupa  sisipkan hal hal yang membuat siswa  semangat contohnya belajar merupakan ibadah dan yang mengajarkan sebagai amal jariyah amin sampai jumpa pada tulisan yang lain sukatno_katno

HUT smk 44

gambar ini diambil pada kegiatan hut smk 44 pada bulan januari 2007 ultah yang ke …. para guru pada mejeng biar dikenal blog terima kasih sukatno

foto11.jpg

CIO

Pak Syamsul, maaf… saya lupa elaborasi lebih jauh mengenai CIO
(Chief Information Officer). Ini memang istilah organisasi bisnis.
Kita pasti kenal dg istilah CEO (Chief Executive Officer), nah kalau
dianalogikan ke organisasi sekolah, CEO itu Kepala Sekolah, mungkin
CIO bisa diterjemahkan sebagai Wakasek Bidang Teknologi Komunikasi &
Informasi.

Maksud utamanya adalah menciptakan posisi/otoritas yang cukup tinggi
dalam sekolah yang mengerti dan mampu menyusun strategi dan
mengimplementasikan ICT di sekolah. Kenapa bukan Kepsek yang
ditraining saja dengan fungsi CIO? Saya pikir, lebih baik cari “orang
muda/energik/ penuh semangat belajar” utk dijadikan CIO, dari pada
melatih Kepsek yg identik dg sifat birokratis/kaku/ malas belajar lagi.

Fungsi CIO? Jadi jembatan bagi pengambil keputusan tertinggi dengan
layer operasional (guru, siswa, staf/teknisi, orangtua siswa,
industri, dll). CIO juga harus mempunyai wawasan ICT yg cukup utk
mampu meng-explore kemungkinan pemanfaatan ICT di sekolah serta
menidaklanjuti potensi2 yang mungkin diimplementasi.

Tujuan? Tentu saja menjadikan sekolah menjadi (meminjam istilah pak
Syamsul) melek dan butuh ICT.

Tentu saja ini perjalanan jauh… tapi saya punya keyakinan bhw
pendekatan ini akan lebih “kena sasaran” bila kita belajar dari
keadaan realistis di lapangan.

frofil penulis

sukatno ; ttg : wonogiri, 12 april 1960, Agama : Islam, Alamat Rumah : Harapan Baru, Jl Pepaya V/11 Bekasi Barat 17133 profesi : Guru TIK & Sekretaris Pendidikan : IKIP Muhammadiyah jakarta 1996
dari keluarga petani pergi ke jakarta berbekal ijazah smep setara dengan smp ke jakarta pada tahun 1978 untuk mengadu nasib singkat cerita pada tahun 1982 mulai bekerja sebagai cpns gol 1b sambil belajar sore hari/ malam hari melanjutkan sekolah di sma yappri dan lulus pada tahun 1986 sehingga bisa penyesuaian ijazah ke gol II/a tahun 1992 kuliah di ikip muhammadiyah dan lulus pada tahun 1996 sehingga bisa alih fungsi ke guru dan alhamdulillah pada tanggal 1 april 1998 sk saya turun dan menjadi guru
alhamdullilah
amin ya allah