Ditulis pada Nopember 26, 2007 oleh sukatno
pelatihan jardiknas hari ke 3 para peserta sibuk untuk mengirim tugas e-mai ke maillinglist, webblog.wordpress, materi pembelajaran presentasi maupun e-learning namun ada kendala koneksi terganggu dan lain-lain
DIarsipkan di bawah: Tidak terkategori | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 26, 2007 oleh sukatno
DIarsipkan di bawah: tugas 3ap smk 44 | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar
Ditulis pada Nopember 26, 2007 oleh sukatno
seni mengajar bagaikan seorang artis membuat videoklip semakin kita banyak membaca lingkungan, ( siswa peserta didik , sarana, teman dll ) termasuk dari sosial ekonomi siswa itu sendiri karena akan berpengaruh antara siswa yang satu dengan yang lainnya semakin kita akan tau arti mengajar yang akan di dipahami oleh peserta didik kita dan ingat agar tidak terjadi kejenuhan sebaiknya media yang digunakan sesuai dengan materi bahan ajar itu sendiri namun kita terkadang terbentur pada media, sarana, biaya namun kalau kita sudah mempunyai angan2 mudah2an akan terkabul dan jangan lupa sisipkan hal hal yang membuat siswa semangat contohnya belajar merupakan ibadah dan yang mengajarkan sebagai amal jariyah amin sampai jumpa pada tulisan yang lain sukatno_katno
DIarsipkan di bawah: Tidak terkategori | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 22, 2007 oleh sukatno
gambar ini diambil pada kegiatan hut smk 44 pada bulan januari 2007 ultah yang ke …. para guru pada mejeng biar dikenal blog terima kasih sukatno

DIarsipkan di bawah: Tidak terkategori | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 22, 2007 oleh sukatno
Pak Syamsul, maaf… saya lupa elaborasi lebih jauh mengenai CIO
(Chief Information Officer). Ini memang istilah organisasi bisnis.
Kita pasti kenal dg istilah CEO (Chief Executive Officer), nah kalau
dianalogikan ke organisasi sekolah, CEO itu Kepala Sekolah, mungkin
CIO bisa diterjemahkan sebagai Wakasek Bidang Teknologi Komunikasi &
Informasi.
Maksud utamanya adalah menciptakan posisi/otoritas yang cukup tinggi
dalam sekolah yang mengerti dan mampu menyusun strategi dan
mengimplementasikan ICT di sekolah. Kenapa bukan Kepsek yang
ditraining saja dengan fungsi CIO? Saya pikir, lebih baik cari “orang
muda/energik/ penuh semangat belajar” utk dijadikan CIO, dari pada
melatih Kepsek yg identik dg sifat birokratis/kaku/ malas belajar lagi.
Fungsi CIO? Jadi jembatan bagi pengambil keputusan tertinggi dengan
layer operasional (guru, siswa, staf/teknisi, orangtua siswa,
industri, dll). CIO juga harus mempunyai wawasan ICT yg cukup utk
mampu meng-explore kemungkinan pemanfaatan ICT di sekolah serta
menidaklanjuti potensi2 yang mungkin diimplementasi.
Tujuan? Tentu saja menjadikan sekolah menjadi (meminjam istilah pak
Syamsul) melek dan butuh ICT.
Tentu saja ini perjalanan jauh… tapi saya punya keyakinan bhw
pendekatan ini akan lebih “kena sasaran” bila kita belajar dari
keadaan realistis di lapangan.
DIarsipkan di bawah: Informasi | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 22, 2007 oleh sukatno
sukatno ; ttg : wonogiri, 12 april 1960, Agama : Islam, Alamat Rumah : Harapan Baru, Jl Pepaya V/11 Bekasi Barat 17133 profesi : Guru TIK & Sekretaris Pendidikan : IKIP Muhammadiyah jakarta 1996
dari keluarga petani pergi ke jakarta berbekal ijazah smep setara dengan smp ke jakarta pada tahun 1978 untuk mengadu nasib singkat cerita pada tahun 1982 mulai bekerja sebagai cpns gol 1b sambil belajar sore hari/ malam hari melanjutkan sekolah di sma yappri dan lulus pada tahun 1986 sehingga bisa penyesuaian ijazah ke gol II/a tahun 1992 kuliah di ikip muhammadiyah dan lulus pada tahun 1996 sehingga bisa alih fungsi ke guru dan alhamdulillah pada tanggal 1 april 1998 sk saya turun dan menjadi guru
alhamdullilah
amin ya allah
DIarsipkan di bawah: Informasi | Tidak ada komentar »